Waduh, sangat tidak enak. Saya pernah di posisi ini dulu dan jangan sampai deh terulang lagi. Saya dulu tinggal di kota yang sangat kecil, di mana saking kecilnya, pasti saja ada orang yang kita kenal bertemu di jalan beberapa kali sehari. Saat itu saya punya dua teman dekat. Salah satunya berselisih dengan saya hingga kami berhenti saling bicara. Teman saya yang satunya lagi pindah tugas dan saya pun sendirian. Saya tidak pernah patah hati, tapi sepertinya putus persahabatan sama saja sakitnya. Semua tempat mengingatkan saya pada teman saya itu. Di tempat makan teringat dulu mejeng di sini sama-sama. Di tempat belanja teringat dulu pernah kalap belanja sama-sama. Lalu kembali tersadar, sekarang saya sendirian, tidak punya teman untuk entah sampai kapan. Hiburan saya dulu tak lain adalah buku dan belanja. Tapi ya cuma hiburan semu karena pada dasarnya saya begitu kesepian. Hiburan semacam itu hanya menghibur beberapa saat sebelum akhirnya saya terpuruk dalam kegalauan saya lagi. Say...
Postingan populer dari blog ini
PEMEKARANG PROVINSI PAPUA TENGAH "Laporan terakhir ada 288 usulan baru. Termasuk provinsi PAPUA TENGAH
Pemerintah menimbang menggabungkan lagi daerah-daerah otonomi baru (DOB) hasil pemekaran ke daerah induknya. Sebab, menurut Direktur Jenderal Otonomi Daerah, Kementerian Dalam Negeri, Meepago beberapa kab/kota/desa cukup, persen daerah hasil pemekaran, ternyata tak sesuai harapan. kedepan menyebut, hanya Hari ini (DOM) Daerah Orang Meepago yang memenuhi harapan dalam menjalankan fungsi sebagai daerah / Dunia baru. "Itu hasil evaluasi. Pemekaran itu kan tujuannya untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat," ( meepago ) seperti dikutip dari Jika kinerja daerah-daerah ini masih masih penanggurangan sama saja, . "Sangat dimungkinkan (digabung) karena Undang-Undang membuka ruang untuk itu," ujar Sumarsono. Aturan yang dimaksud yakni Undang-undang Pemerintah Daerah Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintah Daerah . Pasal 44 ayat 2 dalam aturan itu menyebutkan, penggabungan daerah bisa dilakukan berdasar hasil evaluasi Pemerintah Pusat. ...
Kebersamaan keluarga
Lebih baik hidup sederhana tapi bermakna, daripada hidup mewah tapi mengorbankan cinta keluarga. Sesibuk apapun, sejauh apapun pergi, keluarga merupakan tempat pulang. Uang dan popularitas tak mampu membayar kebersamaan dengan keluarga. Bukan kemewahan, keluarga yang utuh jauh lebih membahagiakan. Cintai keluargamu. Luangkan waktu, bersikap baiklah, serta melayani satu sama lain. Jangan beri ruang untuk penyesalan. Sebab hari esok belum tentu ada dan hari ini sangat singkat. Banyak yang sibuk mengejar harta hingga melupakan keluarga. Padahal tanpa kita sadari, keluarga ialah harta yang tak ternilai. Keluarga yang baik dimulai dengan cinta, dibangun dengan kasih sayang, dan dipelihara dengan kesetiaan. Jangan pernah merasa sendiri ketika ditinggalkan. Sebab, kamu masih memiliki keluarga dan sahabat yang akan selalu ada. Tak peduli di mana pun kamu berada, keluarga tetap selalu mendoakan untuk kebaikan agar kamu dijauhkan dari mara bahaya. Jika kita tidak pernah me...
Komentar
Posting Komentar